Hari ini saya bersama para graduates Becoming Hypnotherpist batch 2 mendatangi Panti Asuhan Chandranaya di Bogor. Saya mendampingi para graduates untuk melakukan praktek hypnotherapy langsung kepada anak-anak di panti.
Begitu kami datang, puluhan anak-anak panti yang berusia antara tujuh sampai belasan tahun sudah berkumpul. Saya membuka sesi praktek ini dengan membawakan pre-talk tentang alam bawah sadar. Tentang bagaimana alam bawah sadar berisi memori-memori, pengalaman hidup, mulai dari janin sampai sekarang. Di dalamnya juga tersimpan berbagai emosi yang ter-attach di setiap pengalaman tersebut; luka batin, kesedihan, kekecewaan, ketakutan, dendam, kemarahan, dll. Emosi-emosi negatif tersebut menjadi penghambat keberhasilan dan penyebab rasa tidak bahagia dalam hidup.

Saya berikan briefing singkat kepada para graduates yang akan praktek, “Jika kasus ringan pakai saja Hypno-NLP yang saya ajarkan tapi kalau berat pakai Wisdom Therapy – sebuah set hypnotherapy sistematis yang saya ciptakan. Di momen itu kami mengira kami akan mendapatkan kasus-kasus phobia ringan atau meningkatkan kualitas belajar. Namun, setiap sesi terapi adalah kejutan yang tidak pernah terduga. Ternyata di hari ini para graduates mendapatkan kasus-kasus yang berat dan mengharukan. Hampir semua hypnotherapist (para graduates) juga ikut meneteskan air mata saat menterapi anak-anak panti tersebut. Dan luar biasa, para graduates menanganinya dengan tuntas dan excellent!
Kami tidak mengira betapa pilunya penderitaan para anak panti tersebut. Mereka ternyata kebanyakan korban kerusuhan Timor-Timur – di mana mereka melihat langsung pembunuhan keluarga mereka, korban gempa Nias dan banyak yang luka batin karena merasa dibuang oleh orang tua mereka. Cool, pikir saya di dalam hati ketika saya mengetahui kisah para anak panti tersebut dari pengasuhnya. “Ini akan menjadi sesi praktek yang seru dan pengalaman pembelajaran yang berharga untuk para graduates.” Para graduates langsung memasuki ruangan-ruangan yang telah disediakan dan siap menangani klien muda mereka. Ternyata benar, mereka mendapatkan klien-klien dengan abreaction (pelepasan emosi) yang dasyat. Para klien (anak-anak panti) menangis dan berteriak dengan pilu sampai memukul-mukul bantal untuk melepaskan perasaan sedih yang mendalam. Sampai-sampai saya dan para graduates ikutan menangis saat melakukan terapi tersebut. Tidak tahan, tangisan pilu mereka sungguh-sungguh menyayat hati.
Yang lebih menyentuh hati lagi, para anak panti tersebut mengantri menunggu giliran terapi. Begitu yang satunya selesai, dengan cepat mereka langsung memasuki ruangan kamar terapi dan berdiri dengan manis menunggu diterapi. Di momen itu saya sangat terharu, mereka tentunya telah lama menanti momen ini untuk melepaskan kesedihan mereka. Saya bertanya kepada anak-anak panti yang sedang menenunggu giliran terapi, “Kamu kalau ada masalah cerita sama siapa?” “Tidak cerita ke siapa-siapa. Masalah apa pun disimpan di sini (sambil mereka menunjuk hati mereka)” jawab mereka. Kasihan sekali, pikir saya dalam hati.
Hari telah sore jadi kami harus mengakhiri sesi terapi. Masih banyak anak panti yang belum kedapatan giliran terapi. Mereka bertanya kepada saya dan para graduates, “Kalian besok datang lagi, kan?” Kami terharu sekali. Memang besok akan dilanjutkan oleh group graduates lainnya untuk menyelesaikan deretan klien muda kami.
Beberapa orang bertanya kepada saya, “Nath, apa yang membuat kamu rutin mengadakan training becoming hypnotherapist 100 jam?” Saya selalu menjawab, “Saya mau menciptakan banyak hypnotherapist yang melakukan terapi. Indonesia sangat membutuhkan banyak hypnotherapist yang bisa melepaskan luka batin dan permasalahan hidup mereka!” Sedikit sekali para lulusan hypnotherapy yang ada mau atau bisa melakukan terapi. Lebih banyak dari mereka begitu selesai training hypnosis langsung terjun membuat training hypnosis atau hypnotherapy lagi. Mereka mengajarkan orang-orang menjadi hypnotherapist dalam training dua atau tiga hari. Tapi jarang yang benar-benar “jadi” hypnotherapist yang menangani langsung kasus klien. Hal itu membuat saya bertanya-tanya – jika mereka tidak membuka terapi yang menangani antrian klien – bagaimana mereka bisa mengajarkan pengalaman-pengalaman hypnotherapy kepada para muridnya? Jadinya hanya seperti teori yang diteruskan dari mulut ke mulut tanpa adanya pengalaman keberhasilan pribadi. Karena itu saya membuat training becoming hypnotherapist 100 jam di mana saya sharingkan semua pengalaman hypnotherapy saya selama bertahun-tahun dengan ribuan klien. Para graduates becoming hypnotherapist saya persiapkan sungguh-sungguh untuk bisa langsung terjun terapi bahkan di hari kelulusan mereka. Karena di training becoming hypnotherapist isinya adalah 80% praktek langsung dan 20% teori. Saya ajarkan mereka Wisdom Therapy yang saya buat berdasarkan pengalaman terapi ribuan klien, tujuannya supaya mereka bisa dengan mudahnya langsung terjun untuk terapi menggunakan prosedur yang sudah tersistemasi. Dan para graduates batch 1 dan 2 bisa melakukan sesi hypnotherapy untuk menolong klien melepaskan problem mereka dengan mudah seolah sudah sangat alami melampaui imajinasi saya. Excellent!
Hypnotherapy adalah salah satu alat dari berbagai alat yang bisa kita gunakan untuk menolong orang lain. Dalam sebuah sesi menemukan misi hidup dengan peserta training, seorang peserta mengatakan misi hidupnya kali ini adalah untuk menolong banyak orang. Dan hypnotherapy adalah alat untuknya melakukan misi tersebut. Hypnotherapist adalah salah satu profesi yang bisa menolong orang lain. Sebagian murid-murid saya menjadi hypnotherapist sebagai back-up profesi andaikan suatu hari mereka harus keluar dari perusahaannya. Sebagian untuk bisa menolong orang-orang tercinta mereka – istri/suami, anak-anak, keluarga dan sahabat. Ada yang anggota LSM dan organisasi sosial yang menggunakan hypnotherapy untuk menangani para korban kekerasan atau pelecehan. Atau para ibu atau ayah yang mau membesarkan anak-anaknya dengan hypnosis, memasukkan program-program keberhasilan dan melepaskan blok-blok mental para anaknya mulai dari sedini mungkin (saya sebut mereka “Mom/dad the hypnotherapist”). Kebanyakan, mereka ingin menggunakan hypnoterapy sebagai sarana untuk menolong sesama, seperti yang kami lakukan di Panti Asuhan Chandranaya.
Jika ada lagi yang bertanya kepada saya, “Mengapa saya akan terus mendidik orang-orang menjadi hypnotherapist?” Saya akan jawab, “Karena ada banyak anak-anak dan orang-orang yang menunggu untuk diterapi untuk melepaskan luka batin dalam hidup mereka, seperti anak-anak panti yang hari ini kami terapi. Murid saya, yang menjadi koordinator praktek sesi hypnotherapy di panti asuhan Chandranaya , mengatakan banyak antrian panti asuhan yang mengundang kami untuk melakukan terapi pelepasan luka batin anak-anak yatim piatu. Indonesia membutuhkan banyak hypnotherapist!
Dalam obrolan saya dengan Ayah Edy, dia menceritakan bagaimana dia membuat “Strong from Home”. Ayah Edy mengatakan kepada pemilik Smart FM, “Apakah Anda tahu membangun Indonesia? Saya tahu! Mulailah dari rumah.” Itulah alasan dibuat programnya di Smart FM. Maka saya pun menanyakan kepada Anda, “Apakah Anda tahu menyembuhkan Indonesia? Saya tahu! Mulailah dari alam bawah sadar. Lepaskan emosi-emosi negatif; berbagai lukan batin, kepiluan, kebencian, dendam, amarah, sakit hati. Maka Anda telah menyembuhkan sebuah kehidupan yang sangat berharga.” Itulah alasan saya terus belajar menjadi hypnotherapist yang handal dan terus membagikan semua pengetahuan hypnotherapy saya kepada para murid dengan program free life-time resit. Saya ingin mengantarkan orang-orang menjadi hypnotherapist yang melakukan hypnotherapy handal untuk menyembuhkan Indonesia!
Pertemuan 1 : 22-23 Agustus 2009
Pertemuan 2 : 29-30 Agustus 2009
Pertemuan 3 : 5-6 September 2009
Pertemuan 4 : 12-13 September 2009
Pertemuan 5 : 19 September 2009
See beyond where your eyes can see
Feel beyond where your heart can feel
It’s called cracking the nutshell of the mind
Where you can fly beyond your dreams
When you can become a beautiful butterfly
It’s called METAMORPHOSIS…
Kata-kata indah itu saya dapatkan dari pelindung spiritual saya ketika saya akses ke superconscious mind—the place for collective wisdom and knowledge of all the ages…
Sore itu saya lagi merasa penat. Jadwal hypnotherapy yang sangat padat, undangan mengisi seminar dan talk show yang berkejar-kejaran, deadline penulisan tiga buku dan tumpukan buku-buku dan video hypnotherapy yang harus dipelajari. Di hati tercetus pertanyaan, “Why me have to do these dozens of things? Can I stop for a while?” Di momen itu diri saya mogok untuk melakukan aktivitas. Well, when we come to a situation where there are too many things to do, we just stop. Ya, when there are too many things to focus on, you will enter fight flight mode of your mind. You are hypnotized and you just stop and do nothing as result. Dan saya memasuki state tersebut sore itu.
“Well, it’s time for wisdom time!” pikir saya. I love entering superconscious mind. Di sana saya bisa bertemu dengan pelindung spiritual untuk meminta nasehat solutif dan mengakses ide-ide kreatif dari universe. Dan saya pikir saya harus konsultasi dengan pelindung spiritual saya tentang situasi ini. Urgent nih!
Meeting him is always been a comforting experience. Saya akses superconscious mind saya. Pelindung spiritual saya sedang berdiri di sebuah pemandangan alam yang dashyat indahnya. He always know my coming without me have to say a word. Dia katakan ke saya, “Lihatlah ke sana. Apa yang kau lihat?” Dia menunjuk ke langit di tempat itu. “Langit.” jawab saya. “See beyond.” lanjutnya. “Garis matahari di langit.” jawab saya karena memang itulah yang saya lihat di tempat itu. Lalu dia mengatakan kata-kata indah ini:
See beyond where your eyes can see
Feel beyond where your heart can feel
It’s called cracking the nutshell of the mind
Where you can fly beyond your dreams
When you can become a beautiful butterfly
It’s called METAMORPHOSIS….
Saya tanyakan apa maksudnya. Dia menjawab,
“Kehidupan menyediakan berbagai rintangan, penderitaan dan ketidakpuasan. Tujuannya agar kau mau memecahkan cangkang pikiranmu. Tanpa penderitaan kau akan nyaman berada di dalam nutshell pikiranmu. Kau tidak akan bertumbuh. Kau akan terkungkung.”
Dia menjelaskannya sambil memunculkan gambar cangkang bulat di mana didalamnya terdapat manusia yang sedang meringkuk. Cangkang itu terlihat sempit dan kecil dibandingkan pemandangan alam yang luas dan indah.
“Jika di dalam cangkang itu tidak terdapat penderitaan, manusia akan terus tinggal didalamnya tanpa mau bertumbuh. Sedangkan dunia begitu luas. Begitu banyak yang perlu dipelajari untuk mencapai kesempurnaan. Kesempurnaan di mana manusia terlepas sepenuhnya dari cangkang-cangkang belenggu pikiran. Dan menyatu dengan kebijaksanaan itu sendiri.
Ke mana pun kau pergi, tetap kau akan menghadapi penderitaan itu. No place to hide. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Suffering is for cracking the nutshell of the mind.”
“Lihatlah ke sana.” katanya sambil menunjuk langit yang sama. Tapi kali ini langitnya telah gelap. “Langit yang gelap.” jawab saya.
“Malam tiba. Malam adalah kematian. Kau yang berada di sini dan memandang malam adalah kau di dalam cangkangmu. Esok hari matahari akan terbit lagi. Kelahiran akan datang. Jika kau tidak tidak memecahkan dan keluar dari cangkangmu, kau akan terus merasakan matahari terbit dan malam tiba tanpa perubahan—tetap di dalam cangkang sempit yang sama. Banyak kesadaran yang tidak mau bertumbuh. Mereka mengalami kelahiran dan kematian tapi tanpa bertumbuh dalam kebijaksanaan. Penderitaan yang sedang kau rasakan berikut dengan rasa ketidakpuasan yang kau hadapi adalah media supaya kau terus bertumbuh. Kau sedang didesak untuk bisa memecahkan cangkangmu—belajar untuk memahami kebijaksanaan lebih luas lagi. Without suffering there’s no wisdom.”
Pertanyaan tentang kebahagiaan dan pembebasan diri selalu menjadi big issue dalam hidup saya. Selama ini banyak dream yang telah saya raih. Saya sedang menjalankan misi hidup saya. Dream saya satu-persatu menjadi kenyataan. Namun tetap saja saya masih merasakan penderitaan—not satisfying.
Ternyata memang seperti itulah sifat kehidupan. Penderitaan adalah media metamorphosis. Setiap penderitaan dan ketidakpuasan yang muncul akan membuat kita mau memecahkan cangkang ini—kita akan bermetamorphosis menjadi kesadaran yang lebih tinggi. Sampai akhirnya kita menyadari bahwa tidak ada bentuk dan materi yang sungguh-sungguh bisa memuaskan. Di momen itulah kita akan melepaskan cangkang ego kita. Kita melepaskan diri dan dunia. At that moment, journey has ended. No more suffering. We reach the highest goal. The metamorphosis has completed!
Sore itu saya belajar tentang menghadapi penderitaan dan ketidakpuasan di dalam diri saya. Setelah akses superconscious mind, saya langsung melanjutkan menulis buku ketiga saya sampai subuh. Dan saya menulis artikel ini.
Without suffering, we hesitate to change. Suffering makes us grow. Penderitaan mendorong kita untuk bermetamorphosis!
Ebook Journey to My Past Lives
Sadarkah Anda, kehidupan lalu menyimpan harta karun yang tak ternilai? Dengan metode hipnoterapi Anda dapat melakukan perjalanan spiritual dan menyelami misteri reinkarnasi (kehidupan lalu) Anda. Buku ini menyuguhkan kisah-kisah fantastis sebagai hasil perjalanan reinkarnasi penulisnya. Buku ini akan membantu Anda menyelami kehidupan lalu serta menemukan jati diri Anda. Inilah buku yang selama ini Anda cari-cari. Pasti memikat Anda!
RINGKASAN ISI BUKU
Journey to My Past Lives adalah buku yang berisi 12 kisah hasil penelusuran kehidupan lalu Nathalia Sunaidi, seorang hipnoterapis muda berbakat, dengan menggunakan metode hipnoterapi. Dalam penelusuran tersebut, akhirnya ia mengetahui bahwa dirinya pernah hidup sebagai biku Jing Un, nelayan di Thailand, jadi budak kulit hitam di Kalifornia, laki-laki Indian, sebagai putri orang Belanda, pernah hidup di Colorado, dll.
Yang paling menarik, ternyata kehidupan lalu tersebut mempunyai kaitan (koneksi) yang kuat dengan kehidupan Nathalia yang sekarang. Dari penulusuran itulah, ia mendapat pemahaman akan hukum sebab akibat, serta mendapatkan banyak pelajaran berharga yang bisa meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan merevolusi pikirannya.
Nah, buku ini hendak mengajak orang untuk mengenali kehidupan lalu mereka, dan mengambil pelajaran dari dalamnya. Dengan bantuan seorang hipnoterapis, atau tekun berlatih sendiri dengan bimbingan buku ini, siapa saja bisa masuk ke kehidupan lalu yang sungguh menakjubkan.
PENGANTAR ROMY RAFAEL
Apakah itu Past Life Regression?
Apakah Anda percaya dengan reinkarnasi?
Apakah Anda percaya jika Anda adalah orang lain?
Apakah Anda dulunya memiliki kehidupan sebelum kehidupan ini?
Dari beberapa pertanyaan di atas, pertanyaan yang paling penting sesungguhnya adalah, bagaimana Past Life Regression (PLR) dapat membantu Anda?
Reinkarnasi adalah kepercayaan yang banyak dipercayai dan dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Dan, semua kepercayaan tersebut memiliki dampak yang positif, yang dapat dimanfaatkan untuk proses penyembuhan di dalam suatu terapi.
Banyak sekali orang mencari jalan dan cara untuk mengetahui siapa, apa, dan bagaimana kehidupan mereka sebelum kehidupan yang sekarang. Nah, sedikit banyak buku ini akan mencoba menjawab tentang pertanyaan kompleks di atas.
Dan, sebagian besar dari Anda mungkin tidak akan percaya dengan Past Life Regression. Tapi, sebagian orang juga percaya bahwa jikalau kita meninggal, maka jiwa kita akan berlanjut menempati tubuh yang berbeda.
Dalam budaya berbagai bangsa di belahan dunia ini, banyak sekali diceritakan tentang kehidupan lalu dalam mitologi-mitologi mereka. Makanya tercipta suatu ide dan konsep, bahwa setelah kematian ada sesuatu yang indah, yaitu jiwa kita akan terus hidup di alam kehidupan lainnya sebagai orang yang berbeda.
Itu artinya, setelah kita meninggal, jiwa kita tetap berlanjut menempati tubuh yang berbeda-beda. Sampai akhirnya nanti, tubuh atau wadah biologis yang ditempati tersebut menjadi tua dan sudah tidak layak lagi untuk ditempati.
Jika hal ini terjadi, maka jiwa yang ada di dalamnya akan meninggalkan tubuh tersebut untuk kembali lagi menempati tubuh baru yang berbeda. Dan, siklus ini terus terjadi sampai akhir zaman. Menurut mitologi yang ada, hal ini terjadi agar jiwa yang ada di dalamnya dapat terus belajar dan berkembang dalam setiap kehidupan baru yang dialaminya. Hal ini terjadi untuk satu tujuan, yaitu memperoleh jiwa yang lebih baik dari sebelumnya.
Mungkin, Anda membaca buku ini karena Anda atau orang yang Anda kenal percaya terhadap kehidupan sebelum kehidupan yang sekarang. Saat ini, ada cara yang unik untuk mengetahui kehidupan lalu Anda. Percaya atau tidaknya Anda terhadap kehidupan lalu ini, saya sarankan supaya Anda membuka pikiran terlebih dahulu, dan kemudian mengeksplorasi buku Nathalia Sunaidi ini dengan pikiran terbuka.
Romy Rafael
Hypnotherapist
www.romyrafael.com
PUJIAN UNTUK BUKU INI
“Buku ini cenderung kontroversial. Tidak semua pihak—bahkan mungkin
tidak banyak—orang yang bisa memahami, apalagi menerima jalan pikiran
Nathalia. Namun, buku ini mampu menggoda pikiran kita untuk mencari
jawaban atas pertanyaan: siapakah aku ini?”
Andy F. Noya
Pemimpin Redaksi Metro TV dan Host Kick Andy
“Petualangan ke dunia masa lampau memang bukan sesuatu yang gampang
dimengerti atau dijalani oleh setiap manusia. Tetapi, hal itu bukan
berarti sesuatu yang tidak ada atau tidak bisa dilakukan. Mengetahui
masa lalu untuk kebaikan adalah baik adanya. Tetapi, jauh lebih penting
bila pengetahuan masa lalu itu bisa menjadi landasan untuk berjuang
meraih keberhasilan di masa depan. Dibutuhkan kejernihan hati dalam
menyimak buku Journey to My Past Lives ini agar dapat memperoleh pengetahuan dan manfaat yang positif dari petualangan masa lampau Nathalia yang luar biasa ini.”
Andrie Wongso
Motivator dan Penulis Buku-buku Bestseller
“Jendela-jendela yang sesekali dapat membuka, baik dari kehidupan
lampau maupun masa datang, patut dimaknai sebagai elemen yang
memperkaya kehidupan spiritualitas kita hari ini. Tidak terpaku dan
terikat padanya, melainkan belajar melaluinya. Eksplorasi Nathalia
merupakan bukti bahwa waktu sesungguhnya sirkular. Dan, linearitas
merupakan ilusi yang memungkinkan permainan bernama Hidup ini berlaku.”
Dewi Lestari
Penulis Serial “Supernova”
“Aku menemukan sesuatu yang membuat aku takjub. Memasuki masa lalu
dapat menjadi sebuah perjalanan spiritual yang mengagumkan dan penuh
makna. Sebuah perjalanan yang menguatkan mental dan merevolusi pikirian
ke arah yang lebih baik.”
Ade Tri Marganingsih
Redaktur Pelaksana MATABACA
“Buku istimewa dan berharga yang dapat meningkatkan level kesadaran kita menuju pencerahan spiritual.”
Adi W. Gunawan
The Re-Educator & Mind Navigator dan Penulis Bestseller
“Hypnosis: The Art of Subconscious Communication”
“Self discovery! Sering kali pandangan kita mengenai diri
sendiri sangat berbeda dengan pandangan orang lain mengenai diri kita.
Dari buku ini, kita diajak belajar mengetahui siapa diri kita
sesungguhnya. The minute you surrender, you might just get exactly what
you looking for. Highly recommended for your journey to find the
purpose of your life.”
Alexandra Dewi
Managing Director Sun Hope Indonesia
Co-Author “I Beg Your Prada”
“Buku ini sangat menarik karena membuka jalan bagi Anda untuk mengenali potensi diri sendiri.”
Andrea Hirata
Penulis Novel Tetralogi “Laskar Pelangi”
“Setiap jiwa sejujurnya sedang bertumbuh. Dan masa lalu lengkap
dengan dinamikanya, sejauh bisa mengolahnya, adalah bahan-bahan
pertumbuhan yang mengagumkan.”
Gede Prama
Penulis 22 Buku Inspirasi
“Journey to My Past Lives menawarkan pengalaman membaca
yang tidak biasa. Nathalia akan mengajak Anda berpetualang ke
lorong-lorong hidup Anda yang paling rapat dan tersembunyi sekalipun.
Bersiaplah!”
Jessica Huwae
Penulis “Soulmate.com” dan Managing Director SPICE!
“Perjalanan ke kehidupan lampau memberikan sebuah refleksi
konstruktif dan korektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia
itu sendiri. Banyak hal yang dapat diperbaiki dan disempurnakan setelah
menyaksikan ‘video kehidupan masa lalu itu’. Nathalia telah menuliskan
transkrip video kehidupan lampaunya yang menarik itu untuk menjadi
bahan renungan buat kita dengan satu pesan tunggal bahwa, kehidupan
lampau itu ada dan nyata adanya. Galilah video Anda dengan panduan buku
ini!”
Ponijan Liaw
Penulis Buku Bestseller “The Art of Communication that Works”
dan Penulis Pendamping “Simplify Your Life with Zen”
“Buku ini lain daripada yang lain. Baru pertama kali di Indonesia.
Dalam menulis pengalaman regresinya, Nathalia tidak sekadar
menyampaikan reportase, tapi juga mampu menangkap makna pembelajaran
dalam setiap babak kehidupan lalunya. Terlebih lagi hal ini dia lakukan
sendiri melalui auto-hypnosis. Tentu saja, ini harus dilandasi dengan
keberanian untuk mau melihat sisi negatif pada dirinya. Hanya mereka
yang berbekal kesadaran spiritual yang tinggi sajalah yang bisa
melakukannya. Selamat dan sukses!”
Sumarsono Wuryadi, LRM
Counsellor & Holistic Therapist
Saraswati Inner Studies & Klinik Sanjiwani

Dalam kehidupan ini pastinya setiap orang mengharapkan kebahagiaan. Seorang istri mengharapkan suami yang baik dan anak-anak yang manis. Seorang suami mengharapkan karier yang lancar sehingga bisa menghidupi istri, anak dan orang tua. Seorang anak mengaharapkan orang tua yang saling menyayangi. Seorang pebisnis mengharapkan anak buah yang semangat dan bekerja dengan giat. Karyawan mengharapkan atasan yang pengertian dan membimbing.
Tapi apa yang terjadi dalam kenyataannya? Seorang istri menjadi tertekan karena suami yang pemarah dan anak-anak yang membangkang. Suami menjadi tidak lagi penyayang karena tekanan untuk mencari uang menghabiskan seluruh energinya. Anak-anak sedih dan tertekan karena orang tua yang tidak lagi hangat malah sering sekali bertengkar dengan suara keras dan tangisan. Seorang atasan tidak lagi bisa membimbing karena urusan rumah tangga yang sedang kacau. Karyawan tidak lagi bekerja dengan ceria karena tekanan load pekerjaan yang menggunung bahkan karyawan itu hampir menghabiskan semua waktunya untuk bekerja, tidak ada lagi tawa kebersamaan dengan istri dan anak-anak.
Tidakkah Anda mengamati situasi kehidupan yang banyak terjadi sekarang? Kita menjadi tidak lagi memiliki waktu untuk bahagia. Suami yang energinya terkuras hampir menjadi seperti impoten dalam urusan mencintai istri dan anak-anak. Istri pun kadang harus bekerja untuk mencari nafkah. Lingkungan pekerjaan menjadi tempat yang penuh tekanan karena persaingan. Anak-anak menjadi kurang mengalami pengalaman dicintai. Tekanan-tekanan itu menjadi beban mental yang membuat kita tidak lagi bisa mencintai dan bahagia karena tersesak oleh segala emosi negatif. Orang-orang menjadi galak dan penuh emosi, mudah marah dan over sensitif terhadap segala hal. Saya menyebut fenomena ini sebagai batin yang membengkak.
Mengapa batin bisa membengkak? Apa yang membuatnya bengkak? Bagaimana mengempiskan bengkak itu? Saya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan paparan di bawah ini.
Banyak dari kita melakukan check up ke rumah sakit untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh kita. Normalnya sebagian besar dari kita melakukan check up setahun sekali. Tapi dengan bertambahnya umur kita, kadang kita akan meningkatkan frekuensi check up kita. Ya, kita semua tahu dengan semakin bertambahnya umur maka semakin besar dan riskan peluang kita terhadap penyakit. Mengapa demikiaan? Banyak hal kita masukkan ke dalam tubuh kita setiap harinya. Paru-paru kita setiap saatnya menghirup udara, sering sekali menghirup asap rokok, asap knalpot dan lainnya. Paru-paru menjadi mudah kotor. Tubuh kita memasukkan makanan, sebagian makanan yang menyehatkan tapi banyak juga mengkonsumsi ‘junk food’. Tubuh jadi banyak terkontaminasi. Kulit terkena angin dan debu menjadi lebih kusam dan kotor. Tentu semakin tua umur kita maka organ kita menjadi lebih lama digunakan, menjadi tidak baru lagi dan menyerap semakin banyak hal. Efeknya, mungkin dulu ketika kita berusia di bawah tiga puluh tahun kita terasa fit saja melakukan aktivitas kerja dari pagi sampai malam, tapi begitu usia mulai mencapai tiga puluh tahun ke atas maka mulailah berbagai gangguan seperti sakit pinggang, tubuh terasa kurang fit dan ada saja keluhan-keluhan kesehatan lainnya. Ditambah lagi jika pola hidup kita tidak sehat maka penumpukan efek negatifnya menjadi semakin terasa ketika usia kita semakin tua. Karena banyak orang mulai menyadari pentingnya melakukan check up untuk memantau kondisi kesehatan tubuh.
Lalu apa gunanya melakukan check up? Ya, untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh ini. Jika ternyata kondisi tubuh kita baik-baik saja maka tenanglah kita! Dan kita akan meneruskan atau bahkan meningkatkan pola hidup sehat kita. Tapi bagaimana jika hasil dari check up kita kurang baik, misalnya ditemukan kanker atau ada penyakit yang mengendon di tubuh kita? Bagus juga, karena kita menjadi tahu tentang penyakit tersebut sehingga bisa melakukan sesuatu untuk mengatasinya.
Kita biasa melakukan chek up terhadap tubuh ini. Tapi diri kita bukan hanya terdiri atas tubuh fisik ini! Sebagai manusia, kita memiliki dua aspek dalam kehidupan yaitu tubuh dan pikiran. Kita bukan sekedar makhluk materi tapi kita memiliki aspek batin atau pikiran atau sering juga disebut hati..
Tapi pernahkah Anda melakukan check up terhadap pikiran atau batin atau hati Anda? Jika Anda perhatikan ternyata sedikit sekali tool yang bisa kita temukan untuk memelihara dan membersihkan aspek pikiran kita. Coba saja Anda pergi ke supermarket atau mall lalu Anda cari alat untuk membersihkan pikiran atau batin atau hati. Apakah Anda menemukannya? Rasanya hampir sulit sekali. Tapi Anda akan banyak menemukan produk untuk membersihkan da merawat tubuh, seperti pembersih badan atau sabun dengan berbagai variasinya, shampoo, sikat gigi dan odol, atau bahkan lotion wajah atau kulit, minyak rambut, dan masih banyak lagi produk-produk lainnya yang semakin hari semakin bervariasi dan canggih. Padahal pikiran adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan manusia! Malah pikiran atau batin atau hati menjadi pelopor dan dasar dari kehidupan.
Coba Anda imajinasikan jika Anda keluar rumah seharian penuh dan pulangnya Anda tidak mandi atau membersihkan wajah, apa yang akan terjadi dengan tubuh Anda? Tentunya tubuh Anda tidak sebersih dan seharum tadi pagi, saya menggunakan kalimat yang lebih sopan untuk mengatakan mungkin tubuh Anda akan tercium bau. Lalu bagaimana jika Anda tidak menggosok gigi selama dua hari? Pastinya, orang-orang yng Anda ajak bicara akan menjauh kurang lebih dua meter dari Anda! Bahkan wajah saja akan menjadi berjerawat atau tumbuh bisul jika Anda tidak rajin membersihkannya.
Lalu bagaimana dengan batin atau pikiran Anda? Apakah Anda merawat atau membersihkannya seperti Anda merawat tubuh Anda? Apakah Anda juga melakukan pembersihan pikiran sehari dua kali seperti Anda mandi? Atau malah selama hidup Anda yang sudah puluhan tahun ini, Anda tidak pernah mencheck-upnya atau membersihkannya? Jika jawabannya adalah tidak pernah, maka jangan heran jika Anda mulai mengalami gejala tekanan mental atau depresi dalam hidup Anda. Anda mulai merasa bosan akan hidup Anda, terasa lesu dan tidak bersemangat dalam bekerja, tidak bahagia, merasa sedih dan ingin menangis, mudah emosi. Semua itu adalah sebagian kecil dari gejala pikiran bawah sadar yang mulai kepenuhan.
Banyak hal telah terjadi sepanjang hidup kita. Kita tidak bisa memilih pengalaman-pegalaman apa yang akan terjadi dalam hidup kita. Sebagian merupakan pengalaman bahagia yang membuat kita mensyukuri hidup namun sebagian lagi metupakan pengalaman-pengalaman buruk seperti paparan saya di atas yaitu load pekerjaan yang membuat stress, pasangan hidup yang mudah emosi, anak-anak yang kecewa terhadap orang tua, dll.
Semua pengalaman-pengalaman hidup tersebut tersimpan di alam bawah sadar kita berikut semua emosi yang terkandung didalamnya. Emosi-emosi negatif dalam setiap pengalaman hidup kita akan menjadi duri di yang menancap di hati kita. Bayangkan, jika sebuah duri menancap di salah satu bagian tubuh kita, misalnya di tangan kita, maka bagian tubuh itu akan menjadi bengkak dan bernanah. Dan tentunya jika tangan yang bengkak itu menjadi sangat sakit apalagi bila tersentuh. Maka kita perlu mengeluarkan duri itu lalu membersihkan nanahnya jika kita ingin menjadi lebih baik. Hal yang sama pun terjadi degan alam bawah sadar. Emosi-emosi negatif membuat batin atau hati kita menjadi bengkak dan terasa sakit. Jika hal itu terjadi maka kita akan menjadi orang yang sangat sensitive, menjadi mudah marah atau sedih yang berlebihan.
Pernahkah Ada mengalami menabrak sedikit bumper kendaraan orang lain yang bahkan hampir tidak ada bekas tapi kemarahan orang tersebut meledak-ledak terhadap Anda seperti Anda telah melakukan dosa yang sangat besar? Atau malah Anda yang menjadi orang yang meledak-ledak tersebut? Itulah fenomena yang tadi saya sebut alam bawah sadar kepenuhan oleh emosi negatif. Dan hal itu banyak sekali terjadi dalam masyarakat kita. Orang-orang cenderung mudah terhasut emosinya, pelajar menjadi beringas dalam tawuran, orang tua mudah sekali marah atas kesalahan kecil anaknya, suami istri mudah bertengkar hebat hanya karena masalah sepele dan masih banyak lagi kasus-kasus lainnya. Maka emosi-emosi negatif itu perlu dilepaskan supaya kebahagiaan dan ketenangan bisa mulai tumbuh lagi dalam kehidupan kita.
Lalu Anda mungkin akan bertanya tentang bagaimana untuk melepaskan emosi negative dari alam bawah sadar? Ternyata kebahagiaan baru bisa tumbuh hanya jika semua tekanan dan emosi negatif dilepaskan. Kebahagiaan bisa tumbuh dalam batin yang tenang. Dan batin menjadi tenang jika kita bersyukur dan memaafkan.Regresi dalam hipnosis adalah sebuah metode untuk memasuki alam bawah sadar kita supaya kita bisa melakukan check up atas emosi-emosi apa saja yang kita simpan lalu mencabut duri-duri tersebut.
Alam bawah sadar berada di frekuensi gelombang otak yang lebih rendah dan merupakan gudang penyimpanan semua memori dan emosi yang terkandung di dalam memori-memori tersebut. Untuk menyederhanakannya, saya suka mengumpamakan alam bawah sadar seperti gudang bawah tanah sebuah rumah. Berbagai barang kita simpan dan tumpuk di gudang tersebut sampai-sampai kita tidak tahu apa saja isinya. Sampai suatu hari kita merasakan gudang bawah tanah tersebut mulai bau dan kotor karena kepenuhan. Kita pun menjadi ingin membersihkannya. Untuk membersihkannya kita perlu membuka pintu gudang tersebut, menuruni tangganya baru sampai di gudang bawah tanah sehingga bisa memulai pembersihan. Sama, pikiran kita pun memiliki gudang yaitu alam bawah sadar yang jika kepenuhan membutuhkan untuk dibersihkan. Untuk membersihkannya, Anda pun perlu menurunkan frekuensi gelombang otak supaya sampai di gudang bawah sadar baru mulai membersihkannya.
Jadi hypnosis adalah metode untuk menurunkan gelombang otak. Dan setiap proses hypnosis dalah self-hypnosis. Maksudnya Anda harus mau dan berperan aktif dalam mengikuti bimbingan hypnosis. Sama seperti Anda harus mau membuka pintu gudang lalu menuruni tangga gudang bawah tanah Anda. Lalu setelah sampai di frekuensi alam bawah sadar maka teknik regresi digunakan untuk melakukan check up dan mulai proses pembersihan. Anda akan dibimbing memasuki berbagai memori untuk memeriksa apakah masih ada emosi negative yang terperangkap didalamnya karena setiap emosi negative akan menjadi tenaga emosi negative dan menjadi program dalam keseharian hidup Anda. Dan seorang hipnoterapis yang handal dalam melakukan regresi akan membatu Anda untuk melepaskan semua emosi negative itu dari alam bawah sadar Anda sehingga Anda bisa menata kembali hidup Anda menuju ke kebahagaiaan.
Jadi jika Anda bertanya bagaimana Anda bisa mengatasi semua beban berat yang ada di pikiran atau batin atau hati Anda supaya kebahagiaan bisa tumbuh? Maka menemui seorang hipnoterapis yang handal adalah salah satu saran seperti saran dari seorang sahabat. Jika Anda bertanya apakah penting untuk mendatangi hipnoterapis untuk melakukan check up alam bawah sadar Anda? Maka jawabannya adalah sama seperti Anda merasa penting untuk melakukan check up tubuh Anda.
By the way, untuk bisa menterapi ratusan juta penduduk Indonesia, kita membutuhkan banyak hipnoterapis, Anda tertarik? Jika tertarik, silahkan kunjungi website saya http://www.nathaliainstitute.com untuk info pendidikan hipnoterapis, a profession for helping others.

Hello! Selama beberapa tahun ini saya menjadi hipnoterapis dengan jadwal terapi yang selalu full booked, saya menemukan bahwa hipnoterapi merupakan sebuah metode terapi yang sangat dasyat untuk melepaskan emosi-emosi negatif dari alam bawah sadar, mentransformasi pola pikir secara cepat dan mengubah hidup menjadi lebih baik. Sampai sekarang pun, setiap saya selesai melakukan terapi dengan para klien, saya amazing dengan perubahan positif yang mereka alami dengan mentransformasi alam bawah sadar.
Setiap dari kita menginginkan kesehatan dan kebahagiaan hidup. Dan ada satu aspek dasyat yang bisa mempengaruhi kesehatan dan kebahagiaan hidup kita yaitu aspek pikiran atau batin atau alam bawah sadar. Betapa luar biasa alam bawah sadar kita dalam memegang emosi-emosi negatif yang bisa membuat kita jatuh dalam depresi, stress, mengganggu kesehatan, luka batin, beban mental dan gangguan-gangguan psikosomatis. Dan Hipnoterapi adalah sebuah metode yang langsung masuk ke akar permasalahan yang berada di alam bawah sadar di mana tempat penyimpanan semua emosi dan memori kita.
Dalam "Becoming Hypnotherapist" Fundamental - Intermediate to Advance Hypnotherapy Training, saya, Nathalia Sunaidi, akan menjarkan kepada Anda bagaimana Anda pun bisa melakukan hipnoterapi dengan efektif dan hasil yang konsisten kepada para klien Anda.
Apa beda "Becoming Hypnotherapist" Fundamental - Intermediate to Advance Hypnotherapy Training dengan training lainnya? Dalam menjalankan terapi, saya menggunakan sebuah metode hipnoterapi yang sudah saya sistemasi dan saya sebut "Nathalia Sunaidi's Wisdom Therapy". "Nathalia Sunaidi's Wisdom Therapy" saya kembangkan dari hasil pengalaman ribuan jam terapi. Sistem inilah yang akan Anda pelajari dan sistem ini dibuat untuk melengkapi Anda dan klien untuk hasil keberhasilan terapi yang konsisten. Saya mengembangkan "Nathalia Sunaidi's Wisdom Therapy" dengan latar belakang sebagai berikut: Saya menemukan para hipnoterapis pemula, seperti pun yang saya alami di awal praktek saya, mendapatkan banyak sekali teknik-teknik hypnosis dan sedikit metode terapetik sehingga banyak dari mereka mengalami kebingungan teknik apa yang harus dipakai dalam menangani kasus-kasus yang dihadapi. "Nathalia Sunaidi's Wisdom Therapy" merupakan metode sistematis dengan urutan langkah-langkah terapetik yang telah terstruktur sehingga Anda bisa menggunakannya dengan konsisten untuk setiap kasus. Ya, saya menemukan "Nathalia Sunaidi's Wisdom Therapy" bisa diaplikasikan ke hampir semua kasus klien.
"Becoming Hypnotherapist" Fundamental - Intermediate to Advance Hypnotherapy Training ditujukan untuk:
Anda para hipnoterapis yang ingin peningkatan dalam karir.
Anda yang ingin berkarier (part time atau full time) dalam praktek hipnoterapi profesional milik Anda sendiri.
Anda yang mendambakan profesi untuk menolong orang lain.
Anda yang tertarik pada hipnosis dan self-hypnosis untuk pengembangan diri dan program-program yang bisa diaplikasikan ke klien-klien pribadi atau corporate.
"Becoming Hypnotherapist" Fundamental - Intermediate to Advance Hypnotherapy Training merupakan 100 jam training termasuk praktek dan reading time dengan kurikulum sebagai berikut:
Fundamental - Intermediate
Introduction to Hypnosis
Model of Mind
Role of the conscious mind
Role of subconscious mind
Building rapport
NLP Model of Communication
Three Roots of Problems
Stages of development
Suggestibility Testing
Language of feelings
Classic induction techniques
Waking hypnosis method
Group hypnosis
Hypnotic seal
Dealing with resistance
Measuring trance depth
Trance deepening techniques
Overt Tests for Deepening
Covert Tests for Sonambulism
How to use compounding of suggestion
Left & Right Brain Suggestibility
Achieving hypnotic coma state
Self-Hypnosis
How to conduct first session
Much more...
Advance
Nathalia Sunaidi's 'Wisdom Therapy'
Advance instant & rapid inductions
Modern hypnotic inductions
Abreactional control & therapies
Chair therapy for secondary gain
Prenatal regression
Birth regression
Childhood regression
Child abuse therapy
Phobia removal
Entity releasement
Past life regression therapy
Future life therapy
Relationship therapy
Left & right brain sexual therapy
Superconscious mind tap
Nathalia Sunaidi's five secrets to have ever full booked sessions
How to conduct sessions 2, 3, ...
Setting up your practice
Working with other proffessionals
And much more...
Jadwal "Becoming Hypnotherapist" Fundamental - Intermediate to Advance Hypnotherapy Training tahun 2009:
Sabtu - Minggu di bulan Maret pukul 08.00 - 18.00 WIB. Lokasi Hotel menyusul, Jakarta.
Pertemuan 1: 1 Maret 2009
Pertemuan 2: 7 -8 Maret 2009
Pertemuan 3: 14 - 15 Maret 2009
Pertemuan 4: 21 - 22 Maret 2009
Pertemuan 5: 28 - 29 Maret 2009
Jumlah peserta terbatas!
Fee Normal Rp 25.000.000,-
Early Bird Rp 20.000.000,- sebelum tanggal 8 Februari 2009
Transfer ke:
BCA no. rek 527 0102 010 a/n Nathalia Sunaidi
Setelah transfer SMS nama lengkap, transfer atas nama rekening siapa, alamat, pekerjaan.
Pendaftaran hubungi:
Gunawan 021-70929038
Nathalia Sunaidi 081380349282 (setelah jam 20:00)